coba kau pikir-pikir lagi

sekali seumur hidup, setidaknya berdirilah di atas podium. atau tampillah di panggung dihadapan banyak mata dan tepuk tangan. setelah itu mundur, biarkan yang lain, jadilah penonton yang baik. kau telah sampai di titik yang dituju egomu.

dan sekarang, setelah beberapa waktu. apakah kau ingin mengulanginya lagi, menuju ke tempat yang riuh itu? tidak untuk memastikan bahwa tidak ada yang pantas sombong di hadapanmu, tidak juga untuk dendam yang seperti dulu ingin kau balas, tidak untuk terlihat hebat, tetapi untuk sebuah kerendahaan hati yang benar-benar kau senangi.

bagaimana, coba (kau pikir – pikir) lagi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s