Medan Community Festival.

Media Release: Medan Community Festival.
Menyambut Ulang Tahun Medan, Medan Community Adakan Festival Di Taman Kota.
Dalam rangka menyambut Ulang Tahun Kota Medan yang ke 423 pada tanggal 1 Juli 2013, komunitas-komunitas di Medan berinisiatif mengadakan perayaan yang bertajuk Medan Community Festival. Medan Community Festival akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 30 Juni 2013 di Taman Hutan Beringin Jl. Sudirman Medan. “Agenda acaranya seharian, dari Pagi tanggal 30 Juni sampai dini hari 1 Juli bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Medan,” ujar Irvan dari komunitas Piknik Asik Medan.
Tujuan di adakannya Medan Community Festival adalah sebagai ajang berkumpul, berkegiatan, dan berkolaborasi antar komunitas-komunitas yang ada di Medan. Zaky yang mewakili Akademi Berbagi Medan mengatakan “Konsep dari Medan Community Festival sangat sederhana. Kita ingin komunitas-komunitas di Medan berkumpul, di Medan sendiri terdapat banyak sekali komunitas-komunitas yang seru, yang kegiatannya sangat positif, nah kita ingin moment ulang tahun Kota Medan menjadi ajang untuk kita berkumpul, berkegiatan bersama-sama, dan berkolaborasi di satu tempat yang sama di Taman Hutan Beringin”.
Di Medan Community Festival akan banyak kegiatan yang akan di lakukan. “Selain kegiatan dari masing-masing komunitas, nanti juga ada main stage utama yang akan kita gunakan untuk kegiatan bersama. Misalnya Komunitas Medan Berkebun isi acara dengan mengadakan workshop kecil tentang bagaimana berkebun memanfaatkan areal yang ada. Ada juga Akademi Berbagi yang rencananya bakal membuat kelas sharing tentang Social Media, ada Badan Warisan Sumatera yang bakal mengadakan pemutaran film Medan Tempoe Doloe, teman-teman Sheila Gank, Medan Movement, beberapa band Medan dan juga Mahasiswa Arsitektur USU bakal menampilkan tari dan pergelaran musik” Ujar Adis dari Komunitas Piknik Asik Medan. “Kita juga bakal mengadakan aksi donor darah”, tambah Anggi dan Deya dari komunitas Blood4Life Medan.
Selain itu, Medan Community Festival juga ingin bersuara tentang rencana alih fungsi Taman Hutan Beringin oleh Pemerintah Kota Medan. “Kita komunitas-komunitas yang ada di Medan tidak menolak rencana mulia Pemko Medan yang mau membangun Mesjid Raya, tetapi tidak di lahan Taman Hutan Beringin, masih banyak tempat lain. Taman Kota memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menghirup udara yang bersih dan sehat, juga space yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk berkesenian menyalurkan kreatifitas. Masyarakat yang terdiri dari banyak komunitas ini akan melindungi Taman Kota karena kalau bukan kita siapa lagi”, ujar Azwar dan Miduk dari Aliansi Komunitas Taman. Hajar Suwantoro, Fikri Ridho, dan Sarah dari komunitas Medan Berkebun menambahkan “Kita di Medan sudah banyak kecolongan, banyak ruang hijau yang telah di alih fungsikan. Masyarakat membutuhkan Taman Kota, ruang hijau, ruang terbuka, karena setiap pohon dengan tajuk lebih dari 10 meter mampu menurunkan suhu mikro di bawah pohon tersebut, negara melalui Undang-Undang juga menjamin Kota untuk memiliki 30% lahan hijau terbuka sekali dan Medan masih jauh dari angka itu hanya 2%. Sekali lagi kita komunitas-komunitas di Medan tidak setuju dengan rencana Pemko Medan untuk mengalih fungsikan Taman Hutan Beringin”.
Penolakan alih fungsi Taman Kota juga saat ini aktif di suarakan, terutama di social media oleh citizen journalism. “Kita dari Blogger Sumut terus meneriakkan tentang Save Taman Hutan Beringin. Para blogger harus bergerak sesuatu untuk menyelamatkan Taman Kota dengan apa yang mereka bisa, tentunya gerakan Save Taman Hutan Beringin akan terus baik di lokal, nasional, dan internasional,” ujar Din dan Zikri dari Komunitas Blogger Sumut. Di social media, khususnya di facebook dan twitter, beberapa orang dan komunitas terus bersuara, aspirasi tersebut bisa di telusuri dengan hashtag #SaveTHB dan #HUT324Medan. Untuk informasi tentang Medan Community Festival, follow @MedanComFest melalui twitter dan facebook.com/SaveTamanHutanBeringinMedan untuk halaman fanspage facebook. Informasi tentang Medan Community Festival dan panitia dapat dihubungi melaui email di medancomfest@gmail.com.
Sampai hari ini (Kamis 27/06), terdapat sekitar 30 komunitas telah menyatakan ikut serta dalam Medan Community Festival, diantaranya: Piknik Asik Medan, Akademi Berbagi Medan, Blogger Sumut, Medan Berkebun, Blood for Life Act Medan, Nulis Buku Medan, TDA Medan, Android Medan, Teater Medan, Medan Movement, Sheila Gank Medan, Levitasi Hore Medan, RUFI Community, Medan Linux Community, Badan Warisan Sumatera, Ikatan Arsitek Indonesia, Aliansi Taman, Jaringan Mapala Medan, Arsitektur USU – UNIKA, Teknik Lingkungan USU, Medan Sadar Sampah, Komunitas Sastra, dan beberapa komunitas lainnya akan ada Medan Community Festival. Selain komunitas, acara hiburan dan treatikal, juga bakal ada pameran kuliner Medan. Pameran Kuliner ini akan sangat menarik karena bakal menyajikan makanan dan minuman khas Medan sendiri.
Melalui Medan Community Festival, harapannya komunitas-komunitas di Medan bisa berkegiatan dan berkolaborasi bersama untuk hal-hal yang positif. Kita mengajak semua masyarakat, komunitas, juga pihak media untuk hadir dan meramaikan Medan Community Festival. Mari berkumpul, berkegiatan, berkolaborasi dan bersenang-senang bersama menyambut ulang tahun kota Medan tercinta ini. Horas Medan!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s